Siswa-siswi SD Muhammadiyah MBS Prambanan antusias mengikuti simulasi siaga bencana gempa bumi dan kebakaran pada hari Kamis, 29 Februari 2024. Seluruh siswa berhamburan keluar kelas dengan menutup kepala menggunakan tangan untuk melakukan evakuasi mandiri dan berkumpul di halaman sekolah saat sirine tanda gempa bergema.
Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY sebagai momen edukasi kepada anak usia dini. Para siswa diberikan pengetahuan agar tidak panik dalam menghadapi guncangan gempa dan kebakaran, serta cara mengevakuasi mandiri saat berada di dalam ruangan. Dengan digelarnya simulasi kebencanaan ini, Ustaz Budi selaku ketua kegiatan berharap kedepannya siswa mampu melakukan evakuasi mandiri dan pertolongan pertama saat terjadi bencana, sehingga mengurangi dampak buruk ketika terjadi musibah gempa dan kebakaran di sekolah.
“Saat ini salah satu program yang dilaksanakan oleh BPBD adalah Program Satuan Pendidikan Aman Bencana untuk TK-Paud sampai SMA. Harapannya, setelah diadakan kegiatan edukasi dan simulasi di SD MBS, nantinya SD MBS akan menjadi sekolah yang tangguh, baik tangguh dalam belajar maupun tangguh dalam menghadapi bencana,” ungkap Bapak Julianto Wibowo, selaku Analisis Mitigasi Bencana. [Tim Jurnalis Al-Birru]