Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) SD MBS laksanakan Kegiatan Diklat Pelatih Dewan Kerabat (DK) dan Pengurus HW SD MBS pada hari Kamis, 30 Oktober 2025 di Aula KBH PPM MBS Yogyakarta.
Kegiatan diawali dengan sambutan pembuka penuh semangat dari Ustaz Fikriadi, S.Pd., selaku Kepala Bagian Kesiswaan SD MBS Prambanan. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk upgrading dan memperkuat semangat kepanduan di kalangan kader HW.
Kegiatan ini diisi oleh narasumber spesial yakni Ramanda Ahmad Afandi, salah satu anggota PELATNAS HW. Ramanda Afandi menyampaikan pesan yang sangat menggugah semangat para peserta. Beliau menegaskan bahwa kader HW harus selalu dinamis dan berkemajuan. “Jangan sampai kader HW menjadi bagian dari quiet quitting atau silent quitting. Seorang pandu sejati harus memiliki tanggung jawab, loyalitas, dan semangat tinggi dalam setiap kegiatan HW,” ujarnya penuh motivasi.
Ramanda juga menyoroti salah satu masalah utama dalam organisasi, yaitu stagnasi (jumud). Menurut beliau, stagnasi dalam organisasi berarti tanda kematian atau bahkan akhir dari organisasi. Pengajar athfal harus memiliki perbendaharaan permainan yang variatif. Tantangannya adalah menghidupkan kembali lagu-lagu athfal atau lagu anak klasik zaman dahul. Beliau menekankan bahwa ruh kepanduan sejati ada pada masa pengenal, masa ketika semangat muda membara, berpikir rasional, dan teguh memegang idealisme. “Jiwa pandu sejati adalah jiwa militan dan gigih dalam mengemban amanah organisasi,” tegas ramanda Afandi.
Di akhir sesi, Ramanda Afandi berpesan agar setiap kader HW memiliki sikap “resilient”, yaitu mampu berkomitmen, tangguh menghadapi tantangan, serta cepat bangkit dari setiap kesulitan.
Salam HW!
“Fastabiqul Khairat!”