Serangkaian kegiatan istimewa mewarnai hari Selasa, 7 April, di SD MBS Prambanan. Mulai dari launching Gerakan 6S, peluncuran lagu karya guru, hingga kehormatan menjadi tuan rumah KKO Kapanewon Prambanan, semuanya berpadu dalam suasana hangat, semangat, dan sarat makna.
Kegiatan diawali dengan penyampaian inspiratif oleh Ustaz Nur Muhammad, S.Pd.I., M.Pd, Bidang Pembinaan Karakter PPM MBS, tentang pentingnya menanamkan nilai 6S dalam setiap aktivitas. Nilai-nilai ini menjadi fondasi dalam membentuk karakter dan etika seluruh warga sekolah. Sebagai simbol komitmen bersama, dilakukan penyematan pin kepada Duta 6S sebagai langkah nyata untuk menghidupkan budaya Senyum, Salam, Salim, Sapa, Sopan, dan Santun dalam keseharian.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan penayangan ulang konten ramadan yang telah dibuat oleh para murid bersama guru, menghadirkan kembali semangat kebaikan yang telah ditanamkan selama bulan suci. Momentum ini semakin spesial dengan launching lagu “Mentari Kebaikan”, sebuah karya guru yang dibawakan dengan merdu oleh Fatiha Voice Kids, talenta vokal siswa SD MBS Prambanan. Lagu ini menjadi penyemangat baru untuk terus menebar kebaikan dalam setiap langkah.
Tak hanya itu, apresiasi juga diberikan kepada semua kelas atas kreativitas mereka dalam membuat konten penyemangat selama Ramadan. Wajah-wajah ceria dan antusiasme murid menjadi bukti nyata bahwa kegiatan hari ini memberikan kesan mendalam.
Dalam kesempatan tersebut, Ustazah Rizana Avida S.T., S.Pd, kepala SD MBS Prambanan, menyampaikan apresiasi atas seluruh rangkaian kegiatan. Beliau menegaskan bahwa hari ini adalah cerminan nyata kreativitas keluarga besar SD MBS, mulai dari apresiasi konten ramadan, peluncuran video klip single terbaru, hingga penyematan pin Duta 6S. Kehadiran program 6S diharapkan mampu semakin meningkatkan kualitas pelayanan sekolah, yang juga tercermin dari sambutan hangat kepada tamu KKO Kapanewon Prambanan.
Mari jadikan Senyum sebagai energi, Salam sebagai doa, Salim sebagai hormat, Sapa sebagai kedekatan, serta Sopan dan Santun sebagai identitas kita.